cropped-habibftcn-1.png
Logo Habibhidayat.com

Hal-Hal Yang Perlu Anda Ketahui dalam Membuat Infografis Yang Menarik

31 August 2021
Bagaimana Cara Membuat Infografis?
Habib Hidayat
verified

Hal-Hal Yang Perlu Anda Ketahui Untuk Membuat Infografis Yang Menarik – Pembaca terkadang akan merasa bosan jika membaca berbagai jenis data yang di disajikan dengan gaya yang monoton. Tidak hanya pembaca, bahkan penulisnya sendirinya pun dapat merasa bosan dengan tulisannya sendiri sehingga hal yang ingin disampaikan menjadi tidak fokus dan pembahasannya akan makin meluas tanpa menekankan pada inti dari tulisan tersebut.

Akan tetapi, saat ini sudah ada beberapa alternatif yang dapat membantu dalam penyajian berbagai jenis data, misalnya disajikan dengan cara representasi visual berupa data, ilmu pengetahuan, ataupun data secara grafis.

Contoh Infografis
Contoh Infografis

Masyarakat pada umumnya lebih suka melihat tontonan, informasi, dan lain sebagainya yang dilengkapi dengan gambar maupun suara. Selain itu, masyarakat juga lebih senang menonton animasi yang di dalamnya banyak mengandung data-data atau informasi. Oleh karena itu, data-data yang disajikan dalam bentuk infografis pun banyak digunakan konten yang mampu menarik perhatian audiens dengan lebih baik.

Tidak hanya itu, menyajikan informasi dalam bentuk visual dapat sangat membantu untuk membangun ataupun menjalankan sebuah bisnis serta dapat mendatangkan trafik dan meningkatkan brand awareness. Sebab, sebuah produk bisa tampak lebih bagus dan menarik perhatian masyarakat jika mempunyai representasi visual yang unik pula.

Apa Pengertian Infografis itu?

Apa Pengertian Infografis itu?
Apa Pengertian Infografis itu?

Infografis atau yang dalam bahasa Inggris disebut dengan infographic merupakan kepanjangan dari information graphics. Information graphics sendiri ialah data kompleks ataupun informasi yang disajikan dalam bentuk visual berupa gambar ilustrasi, teks, tipografi, maupun grafik yang menarik supaya mudah dipahami.

Proses dalam membuat infographics disebut dengan information architecture, data visualization, dan information design. Dalam pembuatan infographics diperlukan campuran antara kemampuan dalam melakukan analisis informasi, storytelling, serta desain yang merupakan kunci dari sebuah infographics yang maksimal.

Selain itu, sebuah konten yang ditambahkan dengan representasi visual dapat memungkinkan pembaca untuk lebih tertarik dengan informasi yang disajikan dan lebih memahami isi dari informasi tersebut. Hal ini dikarenakan, 90% bagian otak manusia secara psikologis lebih cepat menyerap informasi yang berbentuk visual dibandingkan dengan teks.

Alasan lainnya karena sebuah informasi dalam bentuk visual dapat diproses sekaligus oleh otak, dibandingkan dengan informasi yang hanya disampaikan dalam bentuk teks yang mana sebuah informasi perlu diproses secara linear dari awal kalimat sampai ke akhir kalimat.

Ditambah lagi infografis identik dengan penambahan data, baik berupa angka yang dikemas dengan paduan warna-warni desain. Sehingga membuat konten Anda terlihat lebih atraktif dan akurat bagi pembaca.

Penyampaian informasi secara visual telah dikenal sejak lama, bahkan pada zaman dahulu manusia purba membuat banyak lukisan di dalam gua untuk memberikan informasi tentang sebuah kejadian. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, saat ini infographics muncul hampir di segala bentuk media, mulai dari hasil cetakan biasa, penulisan teknis, penulisan ilmiah, pendidikan, jurnalisme, dan lain sebagainya.

Sebab hasil akhir dari sebuah infografis ialah menggambarkan informasi yang hanya mempunyai persentase gambar visual yang lebih banyak dibandingkan dengan informasi berupa teks dan berfungsi sebagai ringkasan informasi untuk konsep sehari-hari.

baca juga :  Tips Menentukan Tujuan Digital Marketing untuk Bisnis

Macam-Macam Infografis

Hal-Hal Yang Perlu Anda Ketahui dalam Membuat Infografis Yang Menarik - Habib Hidayat
Macam-Macam Infografis

Dengan adanya infographics, sebuah konsep dapat dikembangkan serta disampaikan menggunakan sebuah simbol untuk memproses data hingga menciptakan informasi dalam bentuk visual atau grafis. Agar dapat mengetahui lebih jauh tentang infographics, berikut akan diuraikan mengenai jenis-jenis infographics.

Infografis Statis

Infographics berbentuk statis ini merupakan sebuah infographics yang tanpa menggunakan konsep animasi yang bergerak maupun konsep audi, melainkan disajikan dalam bentuk visual statis. Jenis infographics yang seperti ini dapat dikatakan adalah jenis yang paling sederhana serta paling sering digunakan dalam berbagai kebutuhan.

Infographics statis banyak digunakan pada sebuah konferensi untuk memaparkan hasil penelitian ataupun melakukan presentasi terkait untuk menyampaikan informasi dengan efektif dan jelas kepada para audiens. Penyajian data dengan menggunakan infographics berbentuk statis akan jauh lebih mudah serta tidak berbelit.

Infografis Animasi

Selanjutnya ada infographics berbentuk animasi bergerak. Pada animasi tersebut akan ditambahkan beberapa elemen penting seperti visual dan audio. Kedua elemen itu akan digabungkan berdasarkan sesuai dengan kebutuhan bisnis maupun konten Anda.

Animasi terbagi menjadi dua jenis, yakni animasi dalam bentuk dua dimensi maupun animasi berbentuk tiga dimensi. Contoh dari infographics yang berbentuk animasi dapat Anda temukan pada platform Youtube ataupun televisi. Sebab saat ini banyak sekali content creator yang menggunakan platform seperti Youtube untuk mengembangkan sebuah infographics.

Namun, tidak hanya melalui Youtube, ada banyak sekali pelaku industri yang menggunakan media sosial untuk mengembangkan animated infographics serta sebagai wadah dalam menyalurkan konten bersifat bisnis ataupun edukatif.

Infografis Interaktif

Yang terakhir ada jenis infographics dalam bentuk interaktif yang lebih kompleks dibandingkan dua jenis infographics sebelumnya yang berjenis statis maupun animasi. Sasaran informasinya merupakan dasar dari perbedaan infographics ini dengan jenis lainnya. Yang mana jenis interaktif ini dapat melakukan interaksi secara langsung dengan data yang tersaji.

Untuk jenis infographics yang satu ini, Anda mesti belajar mengenai bahasa pemrograman atau melakukan kerja sama dengan developer ataupun programmer untuk menciptakan sebuah media yang interaktif.

Jenis infographics berbentuk interaktif ini dapat Anda temukan pada sebuah informasi yang disajikan ataupun ditampilkan dengan menggunakan beberapa elemen seperti button  maupun tombol. Sehingga pada saat menelusuri informasi tersebut, maka akan diberikan informasi yang lebih banyak serta user bisa mengakses data dengan lebih tepat, akurat, dan cepat.

Apa Manfaat Infografis?

Sebuah infographics dapat membantu untuk membantu serta memudahkan dalam menyampaikan sebuah pembahasan karena penyajian informasi secara visual dapat membuat seseorang lebih mudah memahami jika dibandingkan informasi yang berbentuk teks.

Secara umum, infographics dapat digunakan pada powerpoint presentasi untuk meeting, artikel, brosur, pembahasan ilmiah, poster laporan kerja, dan lain sebagainya yang memberikan kemudahan dan manfaat sebagai berikut.

Brand Awareness Dapat Meningkat

Menggunakan infographics dapat membantu dalam meningkatkan brand awareness produk ataupun bisnis Anda. Dengan cara menyisipkan brand atau logo perusahaan Anda agar para pembaca dapat mudah mengetahui ataupun mengenali logo tersebut.

Karena secara tidak langsung seseorang dapat mengetahui sebuah merek dari infografis. Apalagi jika ditambahkan sebuah data survei yang dapat membuat konten Anda terlihat lebih akurat dan terpercaya.

Bersifat Shareable

Infographics yang bermanfaat tentunya sangat mudah dibagikan ke media sosial maupun blog oleh para pengguna internet. Bahkan dalam kasus tertentu, infographics dapat menghasilkan trafik langsung ke situs si pembuatnya karena infographics tersebut telah menjadi viral.

baca juga :  15 Kelebihan Beriklan di Facebook untuk Bisnis

Pengunjung Anda pun dapat dengan mudah membagikannya melalui embed code yang sudah dimasukkan ke dalam infografis  pada situs maupun website ke berbagai media sosial seperti instagram, facebook, twitter dan lain sebagainya.

Meningkatkan Kinerja SEO

Performa dari Search Engine Optimization atau SEO Anda akan semakin meningkat seiring dengan banyaknya orang yang membagikan infographics Anda. Selain itu, Anda juga dapat memperoleh backlink yang juga sangat membantu dalam mendukung kinerja dari SEO tersebut. Baca juga artikel tentang 10+ Cara Menulis Artikel SEO Friendly.

Google pun akan menganggap bahwa konten yang Anda buat memang shareable atau sangat mudah dibagikan.

Meningkatkan Keefektifan Promosi

Perpaduan antara gambar dan teks dapat membuat konten promosi Anda, sepeti poster, brosur, bahkan billboard menjadi lebih efektif. Alasannya karena audiens cenderung lebih suka dengan konten yang dibuat secara sederhana tetapi konteks yang hendak dicapai masih sesuai dengan kebutuhan mereka.

Oleh sebab itu, dengan hadirnya sebuah infografis maka peluang untuk melakukan promosi dengan efisien dan efektif pun akan lebih terbuka. Sebab banyak dari pengguna internet yang lebih menyukai konten yang sederhana namun to the point. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan sebuah infographics.

Menarik Perhatian Audiens

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, infographics jauh lebih menarik perhatian pembaca dibandingkan dengan media promosi lainnya. Sebab konten yang terdapat dalam sebuah infographics tidak melulu hanya berupa teks saja, melainkan juga dipadukan dengan sebuah desain, gambar, maupun warna yang secara alami dapat memikat perhatian pembaca.

Bagaimana Cara Membuat Infografis?

Bagaimana Cara Membuat Infografis?
Bagaimana Cara Membuat Infografis?

Selain itu, visualnya yang menarik dan friendly pun dapat membuat seseorang berminat untuk membaca informasi itu sehingga minat membaca pun akan ikut tumbuh. Agar dapat membuat infografis profesional yang menarik, ikuti langkah-langkah berikut.

Tentukan Topik

Sebelum sebuah membuat infographics, langkah pertama yang harus Anda lakukan tentunya menentukan dulu topic dan tujuan awal konten yang hendak dibuat sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda. Penting untuk mempersiapkan sebuah konsep yang matang sebelum membuat grafik, desain, dan layoutnya.

Agar menemukan topik yang sesuai, Anda bisa mencari tahu jawaban atas pertanyaan seperti apa yang dibutuhkan pelanggan Anda, masalah yang mereka hadapi, serta apa solusi yang bisa Anda berikan kepada mereka. Jika Anda telah menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut, maka Anda pun bisa membuat infographics yang cocok dengan produk bisnis Anda.

Tentukan Target User Atau Audiens

Menentukan target pengguna ataupun audiens sangat penting agar tidak terjadi salah pengertian terhadap data yang disampaikan. Audiens dapat ditentukan dari beberapa elemen yang spesifik misalnya berdasarkan profesi, domisili, gender, latar belakang pendidikan, maupun usia.

Target user yang sesuai dengan konten produk Anda dapat meningkatkan keberhasilan campaign. Selain itu, penyajian infographics berbeda antara orang dewasa dengan anak muda. Perbedaan itu dapat berupa struktur elemen dari sisi animasi, warna, ilustrasi, dan font.

Mengumpulkan Data Referensi

Selanjutnya, pengumpulan data referensi berkaitan dengan pembuatan konten dapat dilakukan setelah topik berhasil disusun dan audiens telah ditentukan. Berbagai platform maupun media seperti artikel, website, buku, jurnal, internet serta data asli dari lapangan dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan insight untuk memenuhi data dari konten Anda.

Mengubah Visualiasi Data Ke Dalam Bentuk Infografis

Data referensi yang telah diperoleh kemudian diubah ke dalam bentuk visual sehingga sebuah infographics yang terstruktur pun dapat terbentuk.  Agar dapat membuat visualisasi infographics dari data Anda serta memilih jenis diagram yang tepat, disarankan untuk menggunakan metode ICCORE atau Inform, Compare, Change, Organize, Relationships, serta Explore.

baca juga :  Kesalahan Digital Marketing yang Harus Dihindari

Membuat Rancangan Grid Layout

Grid layout berfungsi untuk menyeimbangkan tata letak dari masing-masing elemen seperti ilustrasi, gambar, teks, maupun elemen lainnya. Hal ini agar audiens dapat dengan mudah memahami dan membaca konten Anda.

Menggunakan Template

Membuat desain infografis dari awal sampai selesai akan memakan waktu yang lama serta membutuhkan sumber daya yang besar. Oleh karena itu, Anda bisa menggunakan ready to use dari berbagai platform gratis yang menyediakan design template seperti Venngage, Piktochart, Canva, Visme.com, dan lain sebagainya.

Menambahkan Gaya Pada Desain Inforgrafis

Menambahkan format style seperti gambar, teks, warna serta elemen lainnya adalah langkah terakhir yang Anda lakukan untuk memberikan kesan yang kuat dan menarik pada infographics Anda.

Itulah tadi beberapa informasi mengenai infografis, manfaat, jenis, serta cara membuatnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

bagikan artikel ini jika bermanfaat:

Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest

Kembangkan Bisnis di Era Digital

layanan digital yang fleksibel sesuai kebutuhan anda

Artikel Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Habib Hidayat

Habib Hidayat

Praktisi digital marketing serta penulis, tidak ada yang benar-benar ahli yang ada adalah kemauan untuk terus belajar seiring perkembangan jaman

Featured Post

Tertarik untuk kerjasama?

content placement, backlink, penulisan artikel, pembuatan website, digital marketing, dll.